Kisah Siti Jenar Putra Sang Resi Bag.2

lanjutan bagian 2.

oleh ; centrik badranaya

selamat menyimak sambil minum kopi ……

sang resi begitu gundah…karena sampai saat ini sang hyang widi masih belum memberikan putra. seringkali sang resi termenung seorang diri, siapa yang akan menjadi pewaris kerajaan cirebon jika suatu saat dia pensiun atau di panggil sang widi,, sedangkan ia masih belum juga dapat belahan jiwanya…permasysuri sang resi sangat mengerti apa yang di inginkan oleh suaminya itu dan memberikan semangat supaya tidak terlarut dalam ketermenungan..supaya bangkit dan semangat dan tidak boleh berputus asa. dengan segala cara harus di lakukan agar putra yang di inginkan benar-benar terkabul.

konon di sebelah selatan cirebon terdapat sebuah bukit, dan di balik bukit tersebut terdpat lembah yang berdanau..pada sekitar danau di tumbuhi pepohonan yang rindang dan sejuk..adapun airnya sangat bening dan ikan-ikan di dalamnya bebas berenang sepanjang hari dan terlihat sekali. suasana nya sangat sepi hanya suara nyanyian angin yang menyusup di sela-sela dadaunan.sesekali kicawan burung dan suara binatang lain yang merobek kesunyian..jarang manusia masuk ke daerah itu..selain tempatnya yang tersembunyi.

dan pada tempat itulah konon resi bungsu melakukan semedi atau tapa olah batin memohon pada sang maha kuasa untuk mengabulkan hajatnya. sang resi 40 hari dan 40 malam meninggalkan istana dan kesenangan duniawi.di tepi danau tersebut resi Bungsu mensucikan batin agar keinginan yang menggebu-gebu bertahun-tahun supaya terkabul oleh sang maha kuasa.

sebagai seorang pendeta, bertapa ataupun melakukan semedi atau olah batin bukanlah suatu perkara sulit, sejak usia muda sang resi suka melakukan olah batin berat. wlpun di dalam semedinya selalu ada godaan yang berat, terutama dari makluk-makluk yang mencoba menggangu, makluk yang bringasan, jahat tak satupun yang bisa menggoyahkan tekad sang resi.

hari demi hari di lewatkan dengan laku prihatin, sampai 40 hari 40 malam bersemedi..hal ini terdorong oleh keinginan menginginkan garis keturunan. sang resi tak bosan-bosanya membaca mantra permohonan pada sang hyang widi.

konon pada saat  mendapatkan bisikan gaib .tiba-tiba alam menjadi benar-benar hening,semua hewan termasuk jangkrik yang biasanya meramaikan sore dan malam begitu sepi,pepohonanpun terlelap dengan belaian angin lembut, tak ada suara sedikitpun..seolah bumi berhenti dari peredaranya.

sesaat setelah itu di tengan danau terdengar kecipakan ikan namun semakin lama semakin keras dan bergejolak sangat tinggi, tapi itu semua tidak menggugurkan semedi sang resi….

BERSAMBUNG KE BAGIAN 3……..

Satu Tanggapan to “Kisah Siti Jenar Putra Sang Resi Bag.2”

  1. Assalamualikum wr wb ,.

    Izin Nyimak ..
    Menjalin Persatuan Perseduluran dalam Kekeluargaan Nusantara

    Salam BOLO BADRA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: